08 Juni 2008

Tulang rusukku kah?

Aku menunggu
Tapi tak ingin seperti embun pagi
Menanti pendar fajar dan memudar
Bukan sia-sia yang ku perjuangkan
Jika hadirmu adalah serbuk sari
yang menebar cinta-Nya
Aku akan bersujud
dan memohonkan namamu
Dalam setiap keheningan

[13 Maret 2008]

Tidak ada komentar: